Mesin finger Print vs Jam tangan dan hanndpone
Hari ini saya berangkat pukul 6.23 , seperti biasa saya naik kereta dan pas sekali kereta datang. Sedikit berlari kecil untuk mendapatkan kereta yang pas tanpa harus transit di st. Tebet.
Setelah sampai di st. Sudirman saya berjalan ke halte busway, peninggalan gubernur ahok yang membuat operasi busway gratis membuat masyarakat jakarta yang enggan mengeluarkan kocek lebih dalam dapat menikmati transportasi ini tanpa harus berkeringat lagi sampai di kantor.
Saat sampai di halte karet, saya langsung melihat jam di handphone saya menunjukkan pukul ....33, kenapa hanya 33 dan di depan nya titik yang serangkai?
Disinilah cerita awal mula hati ini dengan jalan cepat, saya jalan cepat melewati orang seperti motor yang menyalip cepat. Sedikit berlari kecil untuk cepat sampai absen di kantor. Karena di kantor saya telat adalah hal biasa tapi potongan uang makan yang besar bahkan kadang sampai nombok potonganya itu yang buat bahaya.
Berlari cepat hingga naik lift pun sangat terburu-buru. Beruntung lift langsung terbuka. Saya kembali melihat jam yang ada ditangan saya, menit menunjukkan di arah 38. Saya jalan cepat lalu bertemu satpam satu-satunya wanita yang berada di kantor saya. "Jalannya cepet banget" cakapnya. Saya tidak mengindahkannya langsung ke bagian absensi agar tidak telat.
Jreeeeeeeeeennggggggggggggg...........
Sampai di mesin finger print daya melihat 7.39, kaget bukan main. Saya kembali cek handphone saya ternyata sama, ternyata karena keteledoran saya tanpa melihat jam bagian depan membuat saya datang lebih awal dan cepat. Lalu saya langsung mengambil gambar 7.40 untuk bukti bahwa saya datang paling awal.
Semoga hari ini menjadikan saya datang selalu awal tanpa ada kepanikan lagi. Jalan santai dan damai. Selamat pagi dan selamat beraktifitas.

Comments
Post a Comment